Surat pada media elektronika, istilah ini lebih sering disebut dengan
e-mail. Singkatan dari Electronic Mail. Pesan, atau surat
elektronik, baik berupa teks maupun gabungan dengan gambar, yang
dikirimkan dari satu alamat ke alamat lain di jaringan internet. Sebuah
alamat e-mail yang mewakili banyak alamat email sekaligus disebut
sebagai mailing list. Sebuah alamat email biasanya memiliki format
semacam username@host.domain, misalnya: nami_abdi@gmail.com Tidak
jarang ditulis email saja. Diartikan sebagai surat elektronik.
Prinsipnya hampir sama dengan surat konvensional yang biasa dikirimkan
melalui Kantor POS, perbedaannya adalah medianya. Jika melalui surat
konvensional surat ditulis diatas kertas, dengan e-mail surat ditulis
dalam bentuk elektronik via computer/ponsel.
Menurut laporan terkini oleh Forrester Research, lebih dari
separuh orang Amerika menggunakan email selama rata-rata setengah jam
setiap hari. Dan bukan itu saja, email saat ini sudah menjadi alat
komunikasi populer yang digunakan di seluruh belahan dunia bahkan saat ini banyak Host atau penyedia layanan email secara gratis.
Tapi tahukah Anda asal muasal email sebenarnya? Semuanya bermula pada tahun 1968 di sebuah perusahaan yang bernama Olt Break and Newman (BBN). Perusahaan ini dipekerjakan oleh Departemen Pertahanan AS untuk menciptakan sesuatu yang disebut ARPANET, yang kemudian berubah menjadi internet. ARPANET merupakan singkatan dari Advanced Research Projects Agency Network, dan bertujuan untuk menciptakan sebuah metode komunikasi antara institusi militer dan pendidikan satu sama lain. Pada tahun 1971, seorang insinyur bernama Ray Tomlinson ditugaskan dalam proyek yang disebut SNDMSG. Program ini bukan merupakan program baru, sebenarnya program tersebut sudah ada selama sekian tahun. Dengan standar masa kini, program tersebut bisa dikatakan lebih dari primitif. Apa yang dilakukan program tersebut hanyalah memungkinkan pengguna pada mesin yang sama dapat saling mengirim pesan satu sama lain. Pengguna dapat membuat dokumen teks yang kemudian akan dikirimkan ke dalam kotak surat pada mesin yang sama.
Tapi tahukah Anda asal muasal email sebenarnya? Semuanya bermula pada tahun 1968 di sebuah perusahaan yang bernama Olt Break and Newman (BBN). Perusahaan ini dipekerjakan oleh Departemen Pertahanan AS untuk menciptakan sesuatu yang disebut ARPANET, yang kemudian berubah menjadi internet. ARPANET merupakan singkatan dari Advanced Research Projects Agency Network, dan bertujuan untuk menciptakan sebuah metode komunikasi antara institusi militer dan pendidikan satu sama lain. Pada tahun 1971, seorang insinyur bernama Ray Tomlinson ditugaskan dalam proyek yang disebut SNDMSG. Program ini bukan merupakan program baru, sebenarnya program tersebut sudah ada selama sekian tahun. Dengan standar masa kini, program tersebut bisa dikatakan lebih dari primitif. Apa yang dilakukan program tersebut hanyalah memungkinkan pengguna pada mesin yang sama dapat saling mengirim pesan satu sama lain. Pengguna dapat membuat dokumen teks yang kemudian akan dikirimkan ke dalam kotak surat pada mesin yang sama.
Kotak surat pada saat itu adalah sebuah dokumen teks yang
dapat memiliki teks tambahan yang ditambahkan pada bagian akhir. Data
dapat dimasukkan, tetapi tidak dapat dihapus atau diubah. Nama dari
kotak surat tersebut adalah nama dokumen teks.
Ray yang ditugaskan untuk membuat aplikasi sederhana ini mampu malakukan
sedikit hal lain. Kemudian diketahui ia sedang mengerjakan sesuatu yang
disebut CYPNET, yang dimaksudkan untuk mentransfer file antar komputer
dalam ARPANET. Ide yang muncul dalam benaknya adalah CYPNET dapat
menambahkan materi ke dalam kotak surat seperti yang dapat dilakukan
SNDMSG, jelas Ray. Maka ia memodifikasi CYPNET untuk dapat melakukan
satu tugas tambahan menambahkan sesuatu ke dalam sebuah file. Hal
ini cukup mudah dan perubahan tersebut dilakukan secara cepat.
Setelah itu, Ray membuat keputusan yang telah merubah
sejarah. Ia menciptakan format alamat email. Ia mendeskripsikannya
sebagai berikut, alamat kotak surat, tanda @, lalu diikuti nama mesin.
Ia menggunakan tanda @ karena sepertinya masuk akal. Saya
menggunakan tanda @ untuk menandai bahwa si pengguna berada di host lain selain berada di local area. Ia mengirim pesan pada
dirinya, yang isinya sudah hilang ditelan waktu. Pesan Email pertama
segera terkirim antara dua noda PDP-10 dalam jaringan ARPANET.
Demikian sejarah singkat dari perjalanan lahir email.
Terima kasih semoga bermanfaat.







0 comments:
Posting Komentar
Semoga lebih baik